Jumat, 24 November 2017

It's Okay


Bukankah segala sesuatu yang ada di dunia ini seharusnya berjalan sesuai porsinya masing-masing?
Ikan berenang di air, burung terbang di langit, manusia berjalan di muka bumi..


Lalu mengapa, mengapa harus menginginkan sang ikan terbang di langit?
Apakah tingginya langit menjadi suatu simbolis keberhasilan?


Mengapa harus melatih burung berenang di laut?
Apakah menaklukan luasnya laut menjadi suatu simbol kegagahan?


Mengapa, mengapa harus memaksakan manusia yang dapat melakukan segalanya?
Menyamaratakan potensi yang ada, hingga menggunduli antusiasme dalam kehidupan.
Hingga kosong, habis semua keinginan.

Mungkin segala kunci permasalahan ini ada di keimanan, di titik keseimbangan antara sabar dan syukur.

Toh Allah Maha Baik. Ia tahu akan ada air mata yang jatuh sore ini. Lalu secara tak terduga, ia kirimkan seseorang agar kau dapat menangis di pangkuannya.
Maaf, ada yang untuk pertama kalinya tak berhasil mengendalikan rasa. Terimakasih, untuk mengusap pundak ini dengan sabar tanpa bertanya apapun, hingga hilang sengguk tangis itu. Terimakasih telah bersedia menunggu, seperti biasanya.

It's okay dear, everything will be alright.
Share: