Rabu, 18 Mei 2016

Allah, dekap aku...

Aku sedang merasa "kecil" pekan ini.
Seakan segala jenis tekanan sedang mendekat dari berbagai sisi.
Sesak rasanya, tapi aku bukan orang yang mudah membicarakan luka.

Ah, andai mereka mengerti tanpa harus kujelaskan.
Semua ini menyesakkan, dan sesak tak harus tentang air mata.
Aku begini bukan karena tak peduli, namun karena sedemikiannya terluka.
Padahal tanpa hal ini juga ada hal lain yang membuatku ingin kibarkan bendera putih.

Andai itu bukan mereka, maka aku sudah menutup diri. Pasti.
Tolonglah mengerti, aku disini sedang berusaha memaafkan tanpa ada kata maaf sebenarnya. Sedang coba menyelamatkan diriku agar tak canggung ketika bertemu.

Lagipula, bagaimana mungkin kata-kata bisa sedemikian menyakitkannya bagiku :")

Iya aku memang salah dan merasa salah.
Tapi salahkah jika sang tersangka ini juga terluka?



Allah, dekap aku...
Share:

0 komentar:

Posting Komentar