Sabtu, 22 Agustus 2015

Momen perbaikan

Kami kesal hari ini. Mungkin tepatnya, kecewa...
Dan saya kesal kenapa saya masih bisa merasakan kecewa sebagai pertanda tak tercapainya harapan, padahal saya tahu jelas, berharap pada manusia itu mustahil bisa membahagiakan.

Hari ini mereka memang tersenyum, tapi jelas hati ini merasa ada yang salah. Kemana mereka?
Nampaknya ada identitas dan prioritas yang harus dipertanyakan.

Kami ingin marah. Tapi kami tahu ini semua tak ada gunanya karena "saudara" tidak seperti itu.

Astaghfirullah, jagalah hati ini dari berbagai prasangka ya Allah..
Sampai jumpa dalam momen perbaikan, kawan.

Share:

0 komentar:

Posting Komentar