Jumat, 03 Juli 2015

Terimakasih telah membuat segalanya terasa lebih mudah, kawan.

"Sebaik-baik teman adalah yang mengingatkan kita kepada Allah, Lisannya menambah ilmu dan yang amalannya mengingatkan kita akan akhirat." (HR. Ath Thabrani)

Jadi mau curhat tentang hari ini (padahal isi blognya curhat semua). Luar biasa, hari ini grasak grusuk banget rasanya. Kejar-kejaran sama waktu mulai pulang kantor kemarin. Sebenernya sengaja izin hari ini karena harus ke kampus ngurus sesuatu dan yang terpenting sih karena ada gebyar ramadhan. Entah kayanya kok gereget banget pengen dateng. Tapi nyatanya, hari ini....... alhamdulillah luar biasa Allahu Akbar!

Dari pagi berangkat ke kampus, rekor banget cimahi-dakol cuma setengah jam. Saking pengen dateng cepet ke gebyar :") Tibalah saat di kampus mengurus "sesuatu". Sesuatu yang dua minggu terakhir ini bikin dag dig dug karena menyangkut salah satu mimpi besar dari jaman bareto. Sesuatu yang bikin HHC (bahasa jadul banget). Sesuatu yang bikin buka email menjadi terasa sangat spesial. Sesuatu yang sukses bikin senyam senyum sendiri kalau bayangin bakal beneran tercapai.

Tapi nyatanya..

Allah berkehendak lain. Aku memutuskan untuk membatalkan si sesuatu ini karena banyak pertimbangan dari segala aspek.

Sebenernya udah siap dengan skenario ini dari awal, karena ga berani memastikan si sesuatu ini bakal beneran tercapai tahun ini. Dan apa salahnya juga, ini udah pecobaan ke sekian kali, besok besok kan bisa nyoba lagi :3 Hanya saja sesuatu yang ini bikin greget, karena ga pernah sampai tahap sejauh ini. Akhirnya dengan bismillah dan dengan keyakinan bahwa ini yang terbaik, aku kirimkan email konfirmasi pembatalan atas si sesuatu itu.

Singkat cerita urusan di kampus belum beres, makin panjang malah. Akhirnya mutusin buat balik aja ke acara karena belum jelas juga urusannya. Dan tahukah? Gerbang parkiran motor dikunci karena keburu jumatan T__T Akhirnya balik lagi deh, sendirian guling-guling di gedung F, bohong deng ga guling-guling juga. Seudah gerbang dibuka, balik lagi ke tukang fotokopian ngambil fotokopian yang dititipin. Dan tahukah? Fotokopiannya masih tutup, emang-emangnya harcos banget T__T

Belum beres urusan sama emang fotokopi, hati ini merasa ada sesuatu yang tidak beres. Lalu tertujulah mata ini pada tumpukan sertifikat. Dan tahukah? Sertifikatnya kurang, salah bilang jumlahnya ke si mba-mba percetakan T___T *iya aku tau ini dodol banget*

Karena sadar harus balik lagi ke percetakan, akhirnya makin kesel sama si emang-emang fotokopian yang tidak kunjung datang. Akhirnya, berkah ramadhan ya, setelah nunggu setengah jam, datanglah si emang-emang itu. Berangkatlah ke percetakan untuk menyelesaikan urusan sertifikat yang belum kelar.

Tiba-tiba di jalan jadi baper. Ada satu rasa bergemuruh dalam hati. Mungkin hanya efek samping dari pengambilan keputusan tentang si "sesuatu" itu. Di jalan udah pengen cepet-cepet nyampe, pengen numpahin semua kegelisahan.

Dan tahukah?
Sesampainya disana, liat adik-adik lagi heboh bikin parsel. Eh.... seketika aku lupa apa yang lagi aku rasakan. Bener kata seseorang, selalu gagal buat sedih kalau lagi bareng mereka.

Lalu sepertinya Allah berikan sedikit kejutan hari ini. Tiba-tiba ada seorang adik mentee yang menghampiri, memeluk erat tanpa kata, lama dan eraaat sekali. Dan secara tak sadar, aku menarik nafas dalam-dalam, melepaskan sisa beban yang tertumpuk dalam hati. Ia menangis, terharu karena lama tak bertemu ujarnya.

MasyaAllah.. Setelahnya hanya bisa tersenyum lebar dan berterimakasih pada Allah. Bener-bener rasanya udah ga ragu lagi. Mungkin ini salah satu caranya untuk menghilangkan beban di hati :")

Sepanjang acara dihabiskan dengan kegembiraan. Berasa reunian juga sama alumni-alumni, belum lagi dengan jokes ala sopi yang selalu sukses bikin ketawa. Rasanya bahagia banget bisa ketawa-ketawa kaya tadi. Apalagi liat adik-adik di acara tadi, bahagia aja gatau kenapa.

Allah benar-benar baik, menitipkan mereka sebagai penyejuk hati, alhamdulillah :")

Terimakasih telah membuat segalanya terasa lebih mudah, kawan.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar