Senin, 04 Mei 2015

Bumerang.

Rasanya seperti melempar gelas kaca lalu dilempar balik dengan mata pisau yang tajam.

Memang saya salah, saya yang memulai luka malam ini dengan alasan yang tak bisa diterima oleh siapapun. Tapi saya mencintai mereka, apapun yang terjadi. Lalu malam ini saya meragukan semuanya. Benarkah semuanya seperti itu?

Hari ini bahkan saya tutup jendela chatting dengan segera bila ada pesan baru. Saya kira itu akan menyakitkan, ternyata terlalu menyakitkan. Saya tidak tahu akan ada rasa sakit seperti ini. Rasanya sakit, mengetahui bahwa mereka mampu berspekulasi seperti itu. Hmm, jika mereka membaca ini mungkin mereka tak akan menerima alasan yang aku tuliskan disini. Lalu izinkan saya bertanya, benarkah cinta itu ada? Jika benar, tolong dengarkan saya dulu.

Ukhuwah kita akan jalan 7 tahun. Tak terhitung bahagia dan rasa sakit yang kita alami. Tapi ini yang paling menyakitkan menurutku. Seingat saya, saya diam saja, saya menyaksikan setiap spekulasi yang mereka buat. Saya memancing dengan sedikit trigger dan dhuarrr, meledak semuanya. Saya... tidak tahu akan ada kalimat-kalimat seperti itu yang muncul. 

Saya tahu, saya penjahatnya malam ini. Tapi penjahat ini justru menangis di kamarnya dan tak sadar terus mengatakan "sakit.. sakit..". Penjahat ini menyadari bahwa cintanya.... mungkin masih belum nyata untuk mereka sehingga bisa terjadi hal seperti ini. Bahwa penjahat ini mungkin saja akan dihujat ketika melakukan sebuah kesalahan yang lebih besar daripada ini. Penjahat ini sebenarnya sedang ingin didengarkan. Tapi nyatanya penjahat ini semakin sakit saja hatinya. Penjahat ini menerima hukumannya langsung setelah menyakiti saudaranya. Tolong.. tolong maafkan penjahat ini.

Semoga Allah anugrahkan lupa untuk memori hari ini. Semoga Allah maafkan atas segala kesalahan malam ini. Semoga kedepannya kecintaan seseorang tak bisa diukur dari pengorbanannya untuk memahami. Semoga.

Jika saya jatuh ke jurang, adakah tangan mereka yang akan menarik terlebih dahulu?

Share:

0 komentar:

Posting Komentar